kesal,
marah,
jengkel,
itulah yang mungkin aku rasakan sekarang,
terhadap seseorang.
seseorang yang selalu membuat aku merasa tertekan,
dengan perkataan-perkataannya, dengan perbuatannya,
dan dengan gaya-gayanya.
apa kau tak mengerti perasaanku?
mengapa selalu egois?
mengapa selalu bersikap seperti ini?
mengapa tak menghargai usahaku?
lelah rasanya diperlakukan seperti itu,
ingin rasanya pergi dari dunia ini,
pergi dari semua rasa ini,
tapi itu akan memperlihatkan aku sebagai 'pecundang'
aku harus bagaimana?
aku harus melakukan apa?
aku harus berbuat apa selanjutnya?
apakah aku harus berhenti dari 'skenario' ini?
apa aku harus selalu memakai topeng ini dihadapanmu?
lelah, aku lelah dengan semua ini.
aku hanya seorang remaja
yang masih bersikap seperti anak anak.
aku hanya seorang remaja
yang ingin diperhatikan olehmu.
aku hanya seorang remaja,
yang ingin merasakan hidup ini
aku hanya seorang remaja
yang masih belum bisa mengendalikan emosi.
aku adalah seorang remaja
yang ingin menggapai cita-cita saya
aku hanyalah seorang remaja
yang ingin mendapatkan perlakuan yang adil!
kau tak akan pernah mengerti aku.
kita dekat secara fisik bukan hati dan perasaan
pemikiran kita berbeda.
emosi ini selalu mengganjal hati.
sudah sekian lamanya aku bersabar.
menunggu apakah kau akan berubah,
menunggu adalah hal yang paling membosankan kau tahu?
tapi ternyata tak membuahkan hasil.
kau sama saja. tak berubah.
aku ingin menyerah pada kondisi ini.
aku ingin sekali.. tapi tak bisa
aku selalu saja bersabar dengan sifatmu
tapi, aku tak bisa selalu menjadi pihak 'mengalah'
manusia memang tak mempunyai batas kesabaran,
tapi hati kita tak kuat untuk menahan kesabaran ini.
lupakan.
satu kata yang ingin sekali ku lakukan
tetapi ternyata tak bisa.
kata kata 'menarik' yang keluar dari bibirmu
tak bisa terlupakan.
hati ini sudah mempunyai banyak goresan dan sayatan luka
karena kata-kata tersebut.
berubahlah, ku mohon...
No comments:
Post a Comment